Kamis, 27 Oktober 2016

MENGENAL JENIS-JENIS CACING PARASIT YANG SERING MENGINFEKSI MANUSIA

cacing parasit

Cacing parasit adalah cacing yang hidup sebagai parasit pada organism lain, baik hewan, tumbuhan bahkan pada manusia.

Mereka adalah organism yang seperti cacing yang hidup dan makan pada tubuh yang ditumpangi serta menerima makanan dan perlindungan sementara menyerap nutrisi tubuh yang ditumpangi.

Penyerapan ini meyebabkan kelemahan dan penyakit. Penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit biasanya disebut secara umum sebagai kecacingan.


Cacing parasit pada umumnya merupakan anggota Cestoda, Nematoda, dan Trematoda. Berikut ini beberapa jenis cacing parasit yang biasanya ada dalam tubuh hewan/ manusia;

-Cacing Gelang (Ascaris), cacing ini menyebabkan penyakit askariasis.

-Cacing hati (Fasciola), biasanya menghuni organ hati hewan ternak (Sapid an Babi)

-Cacing kremi (Enterobius), menghuni usus manusia dan menyebabkan gatal pada dubur.

-Cacing pipih darah, penyebab skistosomiasis (Schistosomia)

-Cacing pita (Taenia)

-Cacing tambang, penyebab ankilostomiasis (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus)

-Cacing penyebab filariasis, seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, Brugia timori, Lao lao, Mansonella streptocerca, Onchocerca volvulus, Dracunculus medinensis, Mansonella perstans dan Mansonella ozzardi.

1 CACING FILARIA

Cacing Filaria

Cacing filarial mempunyai inang perantara hewan Arthropoda seperti nyamuk, dan inang tetap yaitu manusia pada bagian pembuluh getah bening.

Pada siang hari, larva berada di paru-paru atau dipembulum darah besar. Pada malam hari, cacing pindah ke pembuluh arteri atas dan vena perifer didekat kulit.

Apabila cacing yang mati menyumbat pembuluh getah bening, maka menyebabkan pembengkakan atau terjadinya penyakit kaki gajah (elephantiasis).

Penyakit Kaki Gajah

Microfilaria dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Culex.

2 CACING JANTUNG

Cacing Jantung


Cacing jantung atau yang bernama ilmiah Dirofilaria immitis merupakan penyakit serius bagi anjing dan kucing dan sering kali menyebabkan kematian bila tidak ditangani dengan baik.

Cacing Jantung

Cacing ini disebar melalui vector nyamuk Anopheles, tinggal di dalam arteri pulmonary menyebabkan kerusakan kepada jantung dan paru-paru.

3 CACING KREMI

Cacing Kremi


Infeksi parasit cacing kremi (Oksiuriasis, Enterobiasis) adalah suatu infeksi parasit yang terutama menyerang anak-anak, dimana cacing Enterobius vermicularis tumbuh dan berkembangbiak di dalam usus.

Infeksi cacing ini biasanya terjadi melalui 2 tahap. Pertama, telur cacing pindah dari daerah sekitar anus penderita ke pakaian, seprei atau mainan.

Kemudian melalui jari-jari tangan, telur cacing pindah ke mulut anak yang lainnya dan akhirnya tertelan.

Oksiuriasis

Setelah telur cacing tertelan, lalu larvanya menetas di dalam usus kecil dan tumbuh menjadi cacing dewasa di dalam usus besar selama kurang lebih 2-6 minggu.

Cacing dewasa betina bergerak ke daerah di sekitar anus untuk menyimpan telurnya di dalam lipatan kulit anus penderita.

Gerakan dari cacing betina inilah yang menyebabkan gatal-gatal.

Infeksi parasit cacing kremi dapat disembuhkan melalui pemberian dosis tunggal obat anti-parasit mebendazole, albendazole atau pirantel pamoat.

Seluruh anggota keluarga dalam satu rumah harus meminum obat tersebut karena infeksi ulang bisa menyebar dari satu orang kepada yang lainnya.

Sangat penting untuk menjaga kebersihan pribadi, dengan menitikberatkan kepada mencuci tangan setelah buang air besar dan sebelum menyiapkan makanan.

Pakaian dalam dan seprei penderita sebaiknya dicuci sesering mungkin.

4 CACING PITA (TAENIA)

cacing pita


Taenia merupakan salah satu marga cacing pita yang termasuk dalam Kerajaan Animalia, Filum Platyhelminthes, Kelas Cestoda, Bangsa Cyclophyllidea, Suku Taeniidae.

Anggota-anggotanya dikenal sebagai parasit vertebrata penting yang menginfeksi manusia, babi, sapi, dan kerbau.

Taenia

Terdapat tiga spesies penting cacing pita Taenia, yaitu Taenia solium, Taenia saginata, dan Taenia asiatica.

Ketiga spesies Taenia ini dianggap penting karena dapat menyebabkan penyakit pada manusia, yang dikenal dengan istilah taeniasis dan sistiserkosis.

5 CACING TAMBANG

cacing tambang


Cacing tambang adalah cacing parasit (nematode) yang hidup pada usus kecil inangnya, manusia.

Ada dua spesies cacing tambang yang biasa menyerang manusia, Ancylostoma duodenale dan Necator americanus.

Necator americanus banyak ditemukan di Amerika, Sub-Sahara Afrika, Asia tenggara, Tiongkok dan Indonesia.

Sementara A. duodenale lebih banyak di Timur Tengah, Afrika Utara, India, dan Eropa bagian selatan.

Sekitar seperempat penduduk dunia terinfeksi oleh cacing tambang.

Infeksi paling sering ditemukan di daerah yang hangat dan lembab, dengan tingkat kebersihan yang buruk. Bentuk infektif dari cacing tersebut adalah bentuk filariform.

siklus cacing tambang

Setekah cacing tersebut menetas dari telurnya, muncullah larva rhabditiform yang kemudian akan berkembang menjadi larva filarifor.


banner
Previous Post
Next Post

0 komentar: