Kamis, 27 Oktober 2016

MENGENAL KLASIFIKASI LENGKAP KELOMPOK-KELOMPOK ALGA (ALGAE)


Algae

Alga atau algae (jamak) merupakan sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ dengan perbedaan fungsi yang nyata.

Alga bahkan bisa dianggap tidak memiliki “organ” seperti yang dimiliki tumbuhan (akar, batang, daun, dan sebagainya).

Oleh karena itu, alga pernah digolongkan pula sebagai tumbuhan bertalus.


Istilah ganggang pernah juga dipakai bagi alga, namun sekarang tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan kekacauan arti dengan sejumlah tumbuhan yang hidup diair lainnya, seperti Hydrilla.

Dalam taksonomi yang banyak didukung para ahli biologi, alga tidak lagi dimasukkan dalam satu kelompok divisi atau kelas tersendiri,

Namun dipisah-pisahkan sesuai dengan fakta-fakta yang bermunculan saat ini. Dengan demikian alga bukanlah satu kelompok takson tersendiri.

Kelompok-Kelompok Alga

alga

Dalam sumber referensi atau pustaka yang lama, alga selalu gagal diusahakan masuk dalam satu kelompok,

Baik kelompok yang bersel satu maupun kelompok yang bersel banyak. Salah satu contohnya adalah pemisahan alga bersel satu (misalnya Euglena kedalam Protozoa) dari alga bersel banyak (ke dalam Thallophyta).

Belakangan disadari sepenuhnya bahwa pengelompokan sebagai satu klad tidak memungkinkan bagi semua alga,

Bahkan setelah dipisahkan berdasarkan organisasi selnya, karena sebagian alga bersel satu lebih dekat berkerabat dengan alga bersel banyak tertentu.

Saat ini, alga hijau dimasukkan ke dalam kelompok (klad) yang lebih berdekatan dengan semua tumbuhan fotosintetik (membentuk klad viridiplantae).

Alga merah merupakan kelompok tersendiri (Rhodophycophyta atau Rhodophyceae); demikian juga alga pirang (Phaeophycophyta atau Phaeophyceae) dan alga keemasan (Chrysophyceae).

Alga Prokariotik

algae

Alga biru-hijau kini dimasukkan sebagai bakteri sehingga dinamakan Cyanobacteria (“bakteri biru-hijau”, dulu disebut Cyanophyceae,” alga biru-hijau”).

Dengan demikian, sebutan “alga” menjadi tidak valid. Cyanobacteria memiliki struktur sel prokariotik seperti halnya bakteri,

Namun mampu melakukan fotosintesis langsung karena memiliki klorofil. Sebelumnya, alga ini bersama bakteri masuk ke dalam kerajaan Monera.

Akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya diketahui bahwa ia lebih banyak memiliki karakteristik bakteri sehingga dimasukkan ke dalam kelompok bakteri benar (Eubacteria).

Sebagai tambahan, beberapa kelompok organism yang sebelumnya dimasukkan sebagai bakteri, sekarang malah dipisahkan menjadi kerajaan tersendiri, Archaea.

Alga Eukariotik

Jenis-jenis alga lainnya memiliki struktur sel eukariotik dan mampu berfotosintesis, baik dengan klorofil maupun dengan pigmen-pigmen lain yang membantu dalam asimilasi energy.

Dalam taksonomi paling modern, alga-alga eukariotik meliputi filum/division seperti dibawah ini.

Perlu disadri bahwa pengelompokan semua alga eukariotik sebagai Protista dianggap tidak valid lagi karena sebagian alga (misalnya alga hijau dan alga merah) lebih dekat kekerabatannya dengan tumbuhan daripada eukariota bersel satu lainnya.

Kelompok Alga

# Archaeplastida: Regnum Viridipplantae atau Plantae (Tumbuhan) : Filum Chlorophyta (Alga Hijau), Filum Charophyta (Alga Hijau Sekarang).

# Archaeplastida: Regnum incertae sedis ; Filum Rhodophyta (alga merah).

# Archaeplastida: Regnum incertae sedis ; Filum Glaucophyta.

algae

# Superregnum Cabozoa: Regnum Rhizaria; Filum Cercozoa, Kelas Chlorarachnia.

# Superregnum Cabozoa:Regnum Excavata; Filum Euglenozoa.

# Regnum Chromalveolata: Superfilum Chromista; Filum Heterokontophyta (Heterokonta), Kelas Bacillariophyceae (Diatomae), Kelas Axodina, Kelas Bolidomonas, Kelas Eustigmatophyceae, kelas Phaeophyceae (alga cokelat),

Kelas Chrysophyceae (alga keemasan), Kelas Raphidophyceae, Kelas Synurophyceae, Kelas Xanthophyceae (alga pirang)

Filum Cryptophyta

Filum Haptophyta


# Regnum Chromalveolata: Superfilum Alveolata; Filum Dinophyta (Dinoflagellata).
banner
Previous Post
Next Post

0 komentar: